10 Trik Jitu Cara Belajar Berkualitas yang Efektif dan Efisien

By // 1 comment:
10 Trik Jitu Cara Belajar Berkualitas yang Efektif fan Efisien
Hai para siswa, sudahkah kalian belajar hari ini? jawabannya saya yakin sudah!, tapi apakah belajar kalian sudah efektif dan efisien?

Belajar pagi para siswa adalah sebuah kewajiban, kewajiban yang melekat pada predikat yang disandangnya yaitu : Pelajar. Pelajar = belajar, Pelajar yang baik ya harus belajar yang baik, belajar yang baik adalah belajar yang menghasilkan peningkatan pengetahuan, sikap dan atau ketrampilannya. Belajar yang baik seharusnya belajar yang dapat mendukung pencapaian tujuan-tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang bermanfaat bagi kehidupannya.

Belajar yang berkualitas bagi seorang pelajar adalah belajar yang efektif dan efisien.   Belajar  yang tidak bermutu sama dengan buang-buang energi. Buang-buang energi setali tiga uang dengan menyia-nyiakan umur. Kalau usia muda hilang karena kesia-siaan maka tidak akan dapat diambil kembali.

Bagaimana  cara belajar yang efektif dan efisien itu?
Berikut beberapa trik jitu cara belajar berkualitas yang efektif dan efisien yang dapat kalian praktikkan,
  1. Berdoa sebelum dan sesudah belajar, doa menguatkan jiwa dan memberikan keberkahan pada usaha, karena itu jangan pernah dilupakan, usaha dunia tapi berpahala akhirat
  2. Tentukan tujuan belajar, belajar untuk apa, untuk mencapai apa, untuk menguasai apa atau untuk tujuan apa? menentukan tujuan belajar akan membuat belajarmu bisa lurus di jalurnya dan tidak menggak-menggok
  3. Tentukan target hidup yang ingin dicapai dari hasil belajar, misalnya nilai ulangan tinggi, nilai raport memuaskan atau lulus dengan prestasi. menentukan target hidup akan memberi motivasi agar belajar terus bersemangat. bila perlu tuliskan target hidup kalian sebagai cita-cita dan tempelkan di tempat yang bisa kalian lihat setiap hari.
  4. Buatlah jadwal belajar dan taati jadwal itu. Buatlah jadwal jam berapa saja kalian harus belajar dan berapa lama kalian belajar. Belajar yang terjadwal akan menjadi pedoman harian bagi kalian untuk tetap belajar setiap hari tanpa absen, berikan sanksi diri jika kalian melanggarnya, misalnya dengan menggantinya di jam yang lain hari itu dengan durasi yang sama persis dan ditambah menghafal lima suku kata bahasa Inggris dan lain-lain. Ingat : singkat OK  tapi rutin, jangan SKSan. Belajar singkat tapi rutin jauh lebih baik dari sistem kebut semalam, 
  5. Istirahatlah, berikan rehat bagi diri kalian sendiri dari aktifitas belajar, misalnya setelah belajar selama satu jam istirahatlah selama 5 sampai 10 menit dengan kegiatan santai yang kalian sukai, sekedar minum atau jalan-jalan sebentar
  6. Tuliskan dan tandai, tuliskan hal-hal penting dari yang dipelajari dari buku sumber belajar dalam buku catatan, buatlah ringkasan atau kata-kata kunci, kalau perlu buat jembatan keledai agar mudah diingat. Tandai bagian yang penting dari buku sumber dengan tanda-tanda yang menarik dan mudah dilihat, kalau buku itu milik sendiri bisa menggunakan stabilo atau pensil warna, kalau ingin buku tetap bersih bisa menggunakan potongan kertas warna-warni yang diselipkan di halaman buku yang diinginkan
  7. Kondisikan dan nikmati, kondisikan ruang belajar kamu agar nyaman untuk belajar, atur sedemikian rupa sehingga meja, kursi, rak buku, dan lampu pada posisi yang pas untuk mendukung kenyamanan belajar, berikan hiasan yang membuat kamu nyaman dan senang berada disana, bermainlah dengan warna-warna yang cerah dan lembut untuk cat tembok dan furniture, kalau memungkinkan berilah tanaman hijau dalam pot yang cocok untuk indoor agar suasana segar dapat kau rasakan, setelah itu nikmati
  8. Jauhkan semua gangguan, kalau tidak bisa, maka kalian yang harus menjauhinya, misalnya televisi, yang terbaik terkait dengan televisi ini adalah adanya kesepakatan seluruh anggota keluarga yaitu dengan tidak menghidupkan televisi pada jam-jam belajar
  9. Kenali tipe belajarmu, kalau kamu suka belajar dengan simbol, gambar dan visualisasi maka belajarlah yang melibatkan hal-hal visual yang akan membuatmu tertarik, misalnya dengan memperhatikan gambar-gambar pada buku sumber kemudian menelaah penjelasannya, gunakan ilustrasi dan warna yang bervariasi dalam buku catatanmu agar selalu berminat untuk mempelarinya. Kalau kamu suka belajar dengan mendengarkan suara kamu bisa membaca sambil bersuara, atau sambil mendengarkan suara lain yang kamu sukai
  10. Baca,baca, dan baca, jangan bosan jangan malas untuk membaca dan terus giat membaca, karena membaca menjadi pintu masuk pengetahuan dan wawasan yang merupakan tahapan belajar dasar, semua sumber belajar sekarang ini kebanyakan berbasis teks, jadi jangan malas untuk membaca, kalau ada waktu luang diluar jadwal belajarmu gunakan untuk membaca agar wawasanmu makin luas dan pengetahuanmu terus bertambah.

Demikian sepuluh trik jitu belajar efektif dan efisien, berani mencoba? kalau ada yang punya trik lain monggo di share di komentar
Semoga bermanfaat ya, selamat belajar !

DIY Tidak Jadi Kurtilas Kembali ke Kurikulum 2006

By // No comments:
Sekolah-sekolah di DIY akhirnya mendapatkan keputusan akhir dari gonjang-ganjing pelaksanaan Kurikulum 2013, yaitu kembali ke kurikulum 2006. Hanya sekolah yang telah melaksanakan Kurikulum 2013 selama tiga semester yang masih tetap akan menggunakan Kurikulum 2013. Surat edaran telah diterima sekolah hari ini (Kamis 22 Januari 2014) untuk kembali menggunakan Kurikulum 2006 KTSP.

Semester dua tahun pelajaran 2014/2015 sudah berjalan hampir satu bulan, dan pelaksanaan Kurikulum 2013 di banyak sekolah sudah berjalan meskipun tertatih karena banyak buku pelajaran semester dua yang belum diterima sekolah. Apa reaksi sekolah? Tentu beragam, banyak guru yang bersuka cita dengan kembali ke Kurikulum 2006, karena Kurtilas (Kurikulum 2013) banyak kendala dalam pelaksanaannya, mulai dari kesiapan guru, buku, perubahan materi, metode pembelajaran sampai dengan cara penilaian.

Namun ada juga yang merasa masgul dengan keputusan ini, kita bisa runut kembali proses Kurikulum 2013 dilahirkan kemudian diimplementasikan. Setelah pada tahun pelajaran 2013-2014 diimplementasikan secara terbatas di sekolah-sekolah tertentu, dan Kurtilas mengalami beberapa kali revisi berdasar evaluasi pelaksanaan kurikulum di sekolah-sekolah terpilih tersebut. Tahap ini kemudian dilanjutkan dengan pelatihan Kurikulum 2013 kepada guru dan kepala sekolah secara bertahap untuk sekolah yang belum melaksanakan Kurtilas ini. Dan kemudian Mendikbud Muhammad Nuh pada waktu itu memutuskan memberlakukan secara serentak di seluruh Indonesia pelaksanaan Kurikulum 2013 mulai tahun pelajaran 2014-2015. Dengan gamang dan tidak yakin banyak guru yang akhirnya berusaha mengimplementasikan kurtilas ini dengan kemampuan seadanya, untungnya pada bulan-bulan itu dilaksanakan pelatihan lagi bagi guru-guru tentang implementasi kurikulum 2013.

Tahapan pelatihan, adaptasi dan trial and error sudah dilaksanakan di semester satu tahun pelajaran 2014-2015, kalaupun ada kekurangan ya wajar karena baru saja implementasi kurikulum baru, apalagi buku belum tersedia lengkap, dan siswa pun butuh adaptasi dengan pendekatan ilmiah yang menjadi metode utama dalam pembelajaran. Semua berproses dan kalau ada kendala lebih bersifat teknis sebenarnya. 

Namun akhirnya sebuah langkah menuju perubahan itu terganjal dan harus kembali dengan kurikulum lama. kalaulah ada kegamangan (kalau tidak bisa disebut kekecewaan) sangat bisa dimengerti. Semangat perubahan paradigma dan perubahan dalam implementasi pembelajaran dengan kurtilas ini yang dikobar-kobarkan pada awal semester satu 2014-2015 akhirnya dipadamkan. Langkah progresif terdegradasi oleh sebuah jeda yang regresif.

Namun begitu sebagai pelaku di lapangan, guru sudah terbiasa dengan perubahan kebijakan bahkan yang bersifat mendadak dan gonta-ganti, karena itu semoga langkah Mendikbud Anies Baswedan yang memerintahkan kembali ke Kurikulum 2006 ini bisa disikapi dengan arif dan bijaksana, Semoga dengan kembali ke Kurikulum 2006, sekolah dapat mempersiapkan segalanya lebih baik bagi implementasi Kurikulum 2013, dan pada saatnya nanti bisa melaksanakan Kurikulum 2013, kurikulumnya Generasi Emas Indonesia, dengan lebih sempurna. Amin,

Mari bersemangat Bapak/Ibu Guru!, segera laksanakan:
  1. Administrasi guru disesuaikan lagi, Prota, Promes, Silabus, RPP, Rancangan Penilaian juga kembali ke Kurikulum 2006 ya...
  2. Buku Pelajaran Kurikulum 2006 didistribusikan kembali ke siswa ya...
  3. Hunting jam mengajar bagi rekan guru yang terdampak perubahan sehingga jam mengajarnya kurang dari 24 jam...
  4. Jadwal mengajar juga disesuikan karena beberapa mapel jamnya berkurang...

Salam semangat!

Kurikulum 2013 SMP/MTs Sesuai Permendikbud Nomor 58 Tahun 2014

By // No comments:
Kurikulum 2013 menjadi bahasan utama dunia pendidikan saat ini. Kemendikbud, dinas pendidikan, sekolah, guru, siswa, orang tua,  komite sekolah dan masyarakat pendidikan membahasnya dalam berbagai kesempatan. Banyak warga sekolah menjadi sibuk dalam mempelajari dan mengimplementasikan kurikulum 2013.


Berikut penjabaran Kurikulum 2013 SMP/MTs menurut Permendikbud Nomor 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah :
  • Kurikulum pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah yang telah dilaksanakan sejak tahun ajaran 2013/2014 disebut Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah.
  • Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah terdiri atas:
    • Kerangka Dasar Kurikulum;
    • Struktur Kurikulum;
    • Silabus; dan
    • Pedoman Mata Pelajaran.
  • Kerangka Dasar Kurikulum berisi landasan filosofis, sosiologis, psikopedagogis, dan yuridis sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.
  • Struktur Kurikulum merupakan pengorganisasian Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, muatan pembelajaran, mata pelajaran, dan beban belajar.
  • Kompetensi Inti pada Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah merupakan tingkat kemampuan untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan yang harus dimiliki seorang peserta didik sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah pada setiap tingkat kelas.
  • Kompetensi Inti terdiri atas:
    • Kompetensi Inti sikap spiritual;
    • Kompetensi Inti sikap sosial;
    • Kompetensi Inti pengetahuan; dan
    • Kompetensi Inti keterampilan.
  • Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah berisikan kemampuan dan muatan pembelajaran untuk mata pelajaran pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah yang mengacu pada Kompetensi Inti.
  • Kompetensi Dasar merupakan penjabaran dari Kompetensi Inti dan terdiri atas:
    • Kompetensi Dasar sikap spiritual;
    • Kompetensi Dasar sikap sosial;
    • Kompetensi Dasar pengetahuan; dan
    • Kompetensi Dasar keterampilan.
  • Mata pelajaran Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah dikelompokkan atas:
    • mata pelajaran umum Kelompok A; dan
    • mata pelajaran umum Kelompok B.
  • Mata pelajaran umum Kelompok A merupakan program kurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan peserta didik sebagai dasar dan penguatan kemampuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
  • Mata pelajaran umum Kelompok B merupakan program kurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan peserta didik terkait lingkungan dalam bidang sosial, budaya, dan seni.
  • Muatan dan acuan pembelajaran mata pelajaran umum Kelompok A  bersifat nasional dan dikembangkan oleh Pemerintah.
  • Muatan dan acuan pembelajaran mata pelajaran umum Kelompok B bersifat nasional dan dikembangkan oleh Pemerintah dan dapat diperkaya dengan muatan lokal oleh pemerintah daerah dan/atau satuan pendidikan.
  • Mata pelajaran umum Kelompok A terdiri atas:
    • Pendidikan Agama dan Budi Pekerti;
    • Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan;
    • Bahasa Indonesia;
    • Matematika;
    • Ilmu Pengetahuan Alam;
    • Ilmu Pengetahuan Sosial; dan
    • Bahasa Inggris.
  • Mata pelajaran umum Kelompok B terdiri atas:
    • Seni Budaya;
    • Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan; dan
    • Prakarya.
  • Mata pelajaran umum Kelompok B dapat ditambah dengan mata pelajaran muatan lokal yang berdiri sendiri.
  • Madrasah Tsanawiyah dapat menambah mata pelajaran rumpun pendidikan agama Islam dan bahasa arab selain Mata pelajaran umum Kelompok A.
  • Ketentuan lebih lanjut mengenai penambahan mata pelajaran rumpun pendidikan agama Islam dan bahasa arab diatur oleh menteri yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama.
  • Beban belajar merupakan keseluruhan muatan dan pengalaman belajar yang harus diikuti peserta didik dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun pelajaran.
  • Beban belajar di Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah terdiri atas:
    • kegiatan tatap muka;
    • kegiatan terstruktur; dan
    • kegiatan mandiri.
  • Beban belajar kegiatan tatap muka s dinyatakan dalam jumlah jam pelajaran per minggu, dengan durasi setiap satu jam pelajaran adalah 40 (empat puluh) menit.
  • Beban belajar kegiatan terstruktur dan beban belajar kegiatan mandiri paling banyak 50% (lima puluh persen) dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.
  • Beban belajar satu minggu untuk Kelas VII, Kelas VIII, dan Kelas IX masing-masing 38 (tiga puluh delapan) jam pelajaran.
  • Beban belajar Kelas VII dan Kelas VIII masing-masing paling sedikit 36 (tiga puluh enam) minggu efektif 
  • Beban belajar kelas IX pada semester ganjil paling sedikit 18 minggu efektif dan pada semester genap paling sedikit 14 (empat belas) minggu efektif.
  • Silabus merupakan rencana pembelajaran pada suatu mata pelajaran yang mencakup Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar
  • Silabus Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah dikelompokkan atas:
    • silabus mata pelajaran umum Kelompok A; dan
    • silabus mata pelajaran umum Kelompok B.
  • Silabus mata pelajaran umum Kelompok A dikembangkan oleh Pemerintah.
  • Silabus mata pelajaran umum Kelompok B dikembangkan oleh Pemerintah dan dapat diperkaya dengan muatan lokal oleh pemerintah daerah.
  • Silabus digunakan oleh pendidik sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
  • Pedoman Mata Pelajaran merupakan profil utuh mata pelajaran yang berisi latar belakang, karateristik mata pelajaran, Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar mata pelajaran, desain pembelajaran, model pembelajaran, penilaian, media dan sumber belajar, dan peran guru sebagai pengembang budaya sekolah
  • Pedoman Mata Pelajaran untuk setiap mata pelajaran dikembangkan oleh Pemerintah dan/atau pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya.
  • Pedoman Mata Pelajaran digunakan oleh pendidik untuk:
    • memahami secara utuh mata pelajaran sesuai dengan karateristik Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah; dan
    • acuan dalam penyusunan dan penerapan rencana pelaksanaan pembelajaran.
Permendikbud Nomor 58 Tahun 2014 ini dilengkapi dengan tiga Lampiran (klik pada tautan untuk membaca atau mengunduh)  :
  1. Lampiran I (Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum)
  2. Lampiran II (Silabus)
  3. Lampiran III (Pedoman Mata Pelajaran) 
Untuk membaca atau mengunduh Permendikbud Nomor 58 Tahun 2014 dapat diklik pada tautan Slideshare berikut:

Dengan berlakunya Permendikbud Nomor 58 Tahun 2014 ini maka Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 68 tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi.

Semoga bermanfaat.

Silabus Kurikulum 2013 Revisi 2014 Tingkat SMP Lengkap

By // 8 comments:
Silabus Kurikulum 2013 merupakan dokumen dasar penting bagi guru untuk membuat perencanaan pembelajaran. Dari Silabus nanti diturunkan menjadi RPP dan digunakan dalam KBM. Silabus Kurikulum 2013  mengalami perubahan seiring dengan perkembangan implemantasi kurikulum 2013. Edisi awal yang dirilis tahun 2013 telah mengalami beberapa perubahan. Awal bulan September 2014 ketika penulis mengikuti kegiatan IN dalam Pendampingan Kurikulum 2013 memperoleh bundel Silabus Kurikulum 2013 yang sudah direvisi versi terbaru ( tanggal penyimpanan file 02 Juni 2014).



Silabus Kurikulum 2013 Revisi 2014 (Juni) Tingkat SMP (kelas 7, 8 dan 9) terbaru semua mata pelajaran lengkap, dapat diunduh dari tautan Dropbox berikut ini :
Silahkan, semoga bermanfaat.

PDF Reader Ringan Untuk Buka Softcopy Buku Kurikulum 2013 Yang Berat

By // No comments:
Gussmart.com: Softcopy Buku Kurikulum 2013 yang terdiri atas buku guru dan buku siswa dalam format file pdf mempunyai ukuran file yang cukup besar. Kalau dibuka di PC atau laptop dengan kualifikasi prosesor dan memori yang memadai mungkin tidak terlalu terasa lambatnya atau bahkan tidak bermasalah sama sekali, tapi ketika dibuka di netbook atau tablet dengan prosesor kelas lowend (apalagi yang sudah berumur dan full aplikasi) maka untuk membuka file Buku Kurikulum 2013 terasa berat dengan loading yang lumayan lama.

Bagaimana cara mengatasinya?
Pastikan komputernya sudah dibersihkan dari file-file sampah, uninstall aplikasi yang tidak digunakan, defrag secara rutin dan scan komputer dengan antivirus terupdate untuk memastikan bersih dari virus.
Kalau tahapan diatas sudah dilewati dan komputer masih terasa lambat untuk sekedar membuka file pdf Buku Kurikulum 2013, mungkin software pdf reader yang digunakan untuk membaca file pdf tersebut terlalu berat.

Ganti pdf reader-nya dengan pdf reader yang ringan. 
Salah satu pilihan ringan yang layak untuk dicoba adalah Sumatra PDF, sebuah PDF Reader yang ramping, gratis, dan open-source. Sumatera PDF  memiliki desain minimalis. Tampilan sederhana, kecil dan berjalan lumayan cepat.

Sudah saya coba : memang ringan dan lumayan cepat.

Sebenarnya banyak pilihan software pdf reader lain yang layak dilirik, antara lain : Foxit Reader dan Nitro PDF Reader. namun dengan pertimbangan bobot installer yang paling ringan dan tujuannya hanya untuk membaca pdf saja maka pilihannya tetap jatuh ke Sumatra PDF.

Penggunaan Sumatra PDF akan memperingan kerja komputer apalagi jika harus  membuka aplikasi lain di depan kelas dengan netbook ketika mengajar, misalnya membuka file pdf buku guru sekaligus buku siswa secara bersamaan, sambil memutar slide Powerpoint media pembelajaran melalui tayangan LCD projector.

Semoga bermanfaat

Cara Praktis Menyiasati Jika Buku Kurikulum 2013 Belum Ada

By // No comments:
Kurikulum 2013 sudah bergulir resmi dan berlaku serentak di seluruh Indonesia sejak semester satu tahun pelajaran 2014/2015. Namun buku Kurikulum 2013 untuk pegangan siswa dan pegangan guru belum tuntas terdistribusikan ke sekolah-sekolah. Guru dan siswa harus menunggu sampai buku tersebut datang, menunggu menjadi makin tidak menyenangkan apalagi jika yang ditunggu belum jelas kapan akan datang. Buku Siswa dan Buku Guru Kurikulum 2013 yang didistribusikan pihak kemendikbud dan dijanjikan pertengahan Agustus sudah sampai ternyata di beberapa daerah sampai bulan September belum juga sampai.

Menanggapai situasi ini sebagai orang di garda paling depan menghadapi KBM secara langsung, guru tidak bisa hanya sekedar menunggu, langkah-langkah konkrit harus dilakukan sehingga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dan Kurikulum 2013 bisa dilaksanakan.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan guru :
  1. Mencetak buku guru/buku siswa dan menggandakan dengan foto kopi sejumlah yang diperlukan. Cara ini praktis namun berbiaya mahal sehingga tidak efisien dari segi biaya namun cukup efektif untuk menjembatani ketidaktersediaan buku Kurikulum 2013
  2. Membaca buku siswa/buku guru dalam bentuk softcopy menggunakan laptop atau tablet sementara itu siswa diberikan lembar kerja untuk diskusi
  3. Menggunakan LCD projector untuk menayangkan softcopy buku siswa di dalam  kelas
  4. Mencetak buku siswa beberapa buah sejumlah kelompok diskusi dan siswa menggunakannya dalam diskusi
  5. Mencetak buku siswa beberapa buah dan meletakkannya di perpustakaan, ketika tahap mengamati atau mengumpulkan informasi siswa diminta secara berkelompok mengkaji buku siswa ke perpustakaan
  6. Menyimpan softcopy buku siswa di komputer sekolah yang dapat diakses siswa, dan siswa diminta membaca melalui layar komputer ketika pembelajaran berlangsung atau waktu lain ketika mengerjakan tugas
Demikian cara-cara yang bisa ditempuh untuk mensiasati kekurangan ketersediaan buku kurikulum 2013. Setiap cara diatas dapat dikombinasikan satu dengan yang lain sehingga memberikan dampak yang paling optimal. Ketersediaan sarana prasarana dan biaya tentu menjadi pertimbangan. Untuk menggandakan dengan foto kopi atau dengan cetak langsung melalui printer tentu dibutuhkan biaya yang lumayan banyak apalagi jika jumlah siswanya banyak. Untuk penghematan biaya, penggandaan bisa hanya untuk tema atau bab yang sedang dipelajari saja. Sementara untuk perangkat IT seperti laptop, komputer PC, dan LCD projector mutlak diperlukan ketika memilih cara-cara yang memerlukan perangkat IT.

Dalam menyiasati kekurangan ketersediaan buku Kurikulum 2013 ini setiap guru dengan mempertimbangkan ketersedian sarana dan biaya dapat berkreasi sendiri mengoptimalkan apa yang ada agar KBM tetap berjalan sebaik-baiknya.

Semoga distribusi Buku Kurikulum 2013 segera mencapai targetnya, dan guru serta siswa segera menerimanya agar dapat menggunakannya secara optimal untuk proses belajar mengajar di Kurikulum 2013.

Portal Alternatif Cek Formasi CPNS 2014 di formasi3.menpan.go.id

By // No comments:
Pendaftaran CPNS 2014 melalui portal nasional di panselnas.menpan.go.id sudah berjalan. Banyaknya akses ke portal nasional ini membuat situs ini terkadang bermasalah. Padahal tahapan pendaftaran dimulai dari portal ini, mulai dari mengecek formasi, sampai pendaftaran NIK dan data dasar pendaftar.

Untuk kemudahan akses terutama informasi formasi CPNS 2014 dari instansi yang membuka lowongan CPNS, menpan.go.id membuka situs alternatif selain di panselnas.menpan.go.id di alamat berikut :





Silahkan cek, semoga lebih mudah diakses.